"Kenapa mukamu kelihatan tegang, Ren?" tanya Intan saat Darren berada di depan keduanya. "Karena aku sempat mendengar Kak Intan khawatir dengan pacar mudanya Cecilia. Memangnya sespesial apa pria itu sampai Kak Intan panik seperti ini?" Intan tentu hanya dapat termangu saat melihat Darren merajuk layaknya pria yang cemburu pada kekasihnya. 'Kekasih?' Kata itu menghantam kesadaran Intan, wanita itu lalu menatap Darren dan Cecilia bergantian. Dia menjadi resah saat menyadari jika keduanya memiliki perasaan yang sama. "Kamu ini kenapa sih datang-datang langsung marah nggak jelas seperti ini? Terus dari mana saja kamu sampai baru tiba di kantor jam dua siang?" tanya Intan yang berusaha mengatur fokusnya. "Aku habis makan siang dengan Om Roger dan dia mengatakan sesuatu yang konyol," jaw
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


