59. Bertemu Dengan Keluarga Darren

1154 Words

"Terima kasih, Pak," ucap Darren kepada sopir taksi online begitu tiba di kediaman Giovanni. Rasa lelah membuat Darren terlelap begitu merebahkan tubuhnya pada ranjang. Hingga rasa lapar membangunkannya. Dia melirik jam digital yang terletak pada nakas sebelah ranjang, dan melihat angka 11 tertera pada layar kecil. "Pantas saja aku lapar, ternyata sudah jam segini," ucap Darren sembari merenggangkan tubuhnya. Setelah merasa lebih segar, Darren keluar dari kamarnya dan menuju dapur. Dia berjalan perlahan saat melihat seorang wanita paruh baya sedang berkutat di kitchen set. Namun suara kulkas yang terbuka, mengalihkan perhatian wanita itu dan melihat Darren sedang mengambil sebotol air mineral. "Den Darren, mau makan apa?" "Yang ada saja, Bik. Saya sudah lapar," jawab Darren sembari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD