"Tidak mungkin! Cepat katakan kalau kamu berbohong!" Jeritan Intan yang histeris memecah lamunan Darren, sesaat kemudian dia tertegun saat melihat sang kakak yang terlihat rapuh. "Bukannya tadi kamu berkata kalau aku harus jujur mengenai kondisi ayahmu," ucap Steven yang berusaha menahan agar tak memeluk Intan. "Kamu pasti bohong, Ven. Cepat katakan kalau ini hanya kebohonganmu yang lain!" Intan kembali menjerit, bahkan sorot matanya memandang Steven dengan penuh tuntutan. "Kamu bisa baca rekam medis ayahmu kalau tidak percaya. Di situ sudah tertulis semua mengenai kondisi dan pengobatan apa saja yang sudah beliau jalani selama setahun terakhir ini," ucap Steven yang masih berusaha melawan keinginannya untuk memeluk Intan. "Kenapa dia tidak bicara pada kami, Ven?" tanya Intan yang su

