Hoax Yang Terselesaikan

969 Words

Vanila baru saja merebahkan diri di sofa, perutnya yang makin membesar terasa berat setelah seharian bolak-balik rumah sakit. Adrian sibuk di dapur menyiapkan teh hangat, sementara ia akhirnya meraih ponsel yang dari tadi diabaikan. Matanya langsung melebar. Puluhan notifikasi masuk, dan yang paling mencolok adalah 100 lebih panggilan tak terjawab dari Tiara. Belum sempat ia mencerna, ponselnya kembali berdering. Nama Tiara berkedip di layar. Dengan jantung berdebar, Vanila langsung mengangkat. “Halo, Tiara?” suara Vanila terdengar cemas. “Lo akhirnya ngangkat juga! Gue panik setengah mati, sumpah! Lo baik-baik aja, kan?” suara Tiara terdengar ngos-ngosan, jelas habis nangis. “Baik-baik aja. Kenapa sih lo nelpon sampe segininya?” tanya Vanila dengan nada bingung. “Lo nggak tau? Berita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD