Berakhir Dengan Aman

1401 Words

Pagi di kampus berjalan rapi. Daun maple bergerak pelan, jalan setapak lembap oleh embun. Di lantai dua gedung administrasi, Nathan menandatangani formulir cuti singkat. Pena berhenti sebentar di atas nama, lalu bergerak lagi. Petugas menerima berkas, memindai cepat, lalu mengangguk. “Pengalihan bimbingan akan kami atur,” ucap petugas. “Asisten akademik sudah dihubungi.” “Terima kasih,” jawab Nathan. Di luar ruang administrasi, Felix sudah menunggu dengan map tipis. Ia berjalan sejajar dengan Nathan melewati lorong panjang. Wajahnya tenang, nada suaranya datar. “Gue sudah lihat jadwal kelas,” ucap Felix. “Transisi aman. Dua kelas kamu akan gue cover minggu ini. Sisanya digeser.” “Gue berutang,” kata Nathan. “Bayar dengan kepala dingin,” ujar Felix. “Cuti itu bukan hukuman. Itu rem.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD