Vanila hampir selesai menjalani hari yang melelahkan di kampus. Perutnya yang mulai membesar membuat setiap langkah terasa lebih berat, tapi ia berusaha tetap kuat. Ia memilih berjalan sendiri tanpa bodyguard karena ingin merasakan kebebasan seperti mahasiswa lain tanpa bayang-bayang pengawalan yang berlebihan. Namun, hari mulai gelap, Vanila terpaksa harus berada di kampus karena beberapa hal. Bahaya mungkin bisa saja mengintai di sudut gelap. Tapi Vanila yakin semuanya baik-baik saja, walaupun beberapa mahasiswa mulai membicarakan Vanila karena kemunculan Adrian di kampus beberapa waktu lalu. Mahasiswa yang sempat mendapat peringatan keras dari Adrian itu, kini bisa saja menaruh dendam. Atau malah ia punya rencana yang berbahaya. Saat Vanila melewati gang kecil yang sunyi dan gelap, t

