Extra Chapter 2– Begadang Pertama

959 Words

Malam turun dengan hening. Udara di luar apartemen terasa dingin, tapi di dalam kamar Adrian dan Vanila, suasana justru penuh dengan kehangatan. Bayi kecil mereka, yang baru berusia beberapa hari, baru saja terbangun. Tangisannya pecah memenuhi ruangan, memecah tidur lelap orangtuanya. Adrian yang biasanya paling susah dibangunkan, justru kali ini refleks membuka mata lebih dulu. Ia segera bangkit, meski wajahnya masih menyisakan kantuk. “Sayang, biar aku yang gendong dulu,” katanya sambil mengusap lengan Vanila yang juga ikut terbangun. Vanila menoleh lemah. “Mas, kamu yakin? Aku bisa kok.” “Tugas aku sekarang jagain kalian berdua. Kamu harus istirahat. Biar aku yang gantiin,” jawab Adrian mantap, lalu mengangkat tubuh kecil bayinya dengan hati-hati. Bayi itu terus menangis, wajah mun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD