Setelah kepergian Jihan beberapa jam yang lalu, hal yang Keysha lakukan hanyalah menangis, menangis, dan menangis. Dia benar-beanr melupakan perkataan dokter untuk tidak stress demi tekanan darahnya stabil. Tapi sayangnya Keysha tidak bisa. Dia tidak bisa menahan air mata ketika mengingat kejadian kemarin di rumah sakit. Melihat suaminya menggendong wanita lain, kulit keduanya bersentuhan, itu benar-benar membuat Keysha kepikiran. Ternyata mereka sudah sedekat itu dalam hal bantu membantu. Sulit untuk Keysha menerima itu apalagi memaafkan. Tidak rela sekali dia melihat suaminya bersentuhan dengan wanita lain. Lelah menangis Keysha memilih turun dari kasur. Wanita itu berjalan menuju balkon sambil bersedekap daada. Entah sampai kapan dirinya akan terkurung di sini, Keysha sendiri tidak ta

