“Loh, Mbak, ini anak siapa?” “Anak teman saya, Bu. Kebetulan ibunya lagi ada urusan, jadi dititipin ke saya. Bu Indah mau ke mana?” “Biasa, Mbak, jogging sebelum kerja. Aduh, perutnya udah makin besar ya. Jenis kelaminnya apa, Mbak kalau boleh tau?” Keysha yang sedang menyuapi Jullian tersenyum seraya menjawab, “alhamdulillah perempuan, Bu.” “Wah, selamat, mbak Key. Nisa jadi ada teman main deh nanti.” Indah tersenyum, tangannya terulur mengusap perut Keysha. Setelah mengobrol singkat, Indah pamit untuk melanjutkan jogging. Karena waktunya sudah mepet, satu jam lagi dia harus ke kantor untuk bekerja. Seperginya Indah, Keysha kembali menyuapi Jullian. Makan di rumah anak itu tidak mau, yang ada makanan di piring habis diacak-acak. Tetapi pas dibawa keluar, lumayan anak itu mau membuka

