Bab 46. Mau Dinafkahi

1130 Words

‘Bu Dewi udah di kelas daritadi.’ Read. Keysha menghela napas membaca pesan di grup bersama keempat sahabatnya. Wajar, dan Keysha memang tahu kalau dia sudah telat. Bagaimana tidak telat, sekarang sudah pukul Sembilan lewat dua puluh. Kalau sudah seperti ini apa yang bisa Keysha lakukan selain pasrah? Keysha memasukan ponselnya ke dalam tas, lalu dia membuka sabuk pengaman yang sejak tadi melingkar di tubuhnya. “Keysha,” panggil Aksa. “Iya?” Kepala Keysha terangkat, menatap pria di sampingnya. “Bapak jangan tanya kenapa sekarang saya santai,” sambungnya. “Bukan itu.” “Lalu?” Sebelah alis Keysha terangkat menatap Aksa. Dia menunggu apa yang akan pria itu katakan. Tubuh Aksa sedikit menyamping agar bisa menatap Keysha sepenuhnya. Dengan tatapan yang dalam pria itu menjawab, “kamu belu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD