Bab 113. Isi Energi

1382 Words

“Mau saya pesanin makan, Pak?” Aksa melirik jam dipergelangan tangannya. Sudah hampir jam satu, sudah masuk jam makan siang memang. Aksa mengangguk, mengiyakan tawaran Keysha. tawaran yang diterima baik tentu membuat Keysha senang. Wanita itu bangkit dari duduknya, lalu pergi untuk membeli makanan. Keysha tidak bertanya suaminya mau makan apa, karena dia ingin menentukan sendiri. “Pak Aksa, gimana rasanya nikah sama Keysha? Setelah Bapak satu atap sama dia, apa ada kelakuannya yang di luar nurul?” “Nah, itu juga yang saya kepoin. Ayo, Pak, jawab. Masalahnya selama ini Keysha itu cegil banget. Ya walaupun kelebihannya bisa ngurus diri sendiri sih,” timpal Aghnia. Dengan sabar keempat wanita itu menunggu jawaban Aksa. Aksa yang banyak ditodong pertanyaan hari ini sejenak terdiam, memand

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD