Bab 114. Emosi Yang Meledak

1292 Words

“Mukanya jangan cemberut gini dong.” “Mas yakin ngga mau batalin aja? Mungkin kalau Mas yang bilang, ayah ngga akan marah atau tersinggung.” “Marah sih engga, tapi kalau kecewa gimana? Gimana kalau seandainya makanan udah siap? Bukannya itu tambah bikin mama Lisa kesal karna kita batal datang?” Keysha menghembuskan napasnya. Ada benarnya juga yang Aksa katakan barusan. Kalau sampai semua sudah siap, dan mereka tidak datang, wanita itu pasti akan mengungkit sampai kiamat terjadi. alih-alih menjawab Keysha memilih memeluk tubuh Aksa, mencari kehangatan dan kenyamanan pada tubuh kekar itu. Mendapat pelukan tiba-tiba tentu Aksa tidak menolak. Lagipula mana bisa dia menolak pelukan istrinya itu. aksa memeluk balik, mengusap punggung Keysha yang terbalut dress berwarna cokelat. Aksa membiark

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD