“Bilang sama papa dan mama, kita ngga mampir.” “Okey.” “Makasih juga udah mau temanin kak Keysha hari ini. Besok, maaf Kakak ngga bisa antar ke stasiun. Hati-hati dijalan, kabarin kalau emang ada masalah. Uang jajan nanti Kakak transfer aja.” “Okey lagi. Udah nih?” Aksa menoleh ke belakang, mengulurkan tangannya. “Salim.” Dengan senang hati Cherry mencium punggung tangan Kakaknya itu. bagaimana tidak nurut kalau uang jajan akan segera meluncur. Sama seperti Aksa, Cherry juga bersalaman dengan Keysha. walaupun tidak seharian penuh, dia senang bisa menghabiskan waktu dengan kakak iparnya. Setelah berpamitan Cherry turun, masuk ke dalam rumah. Memastikan Cherry sudah benar-benar masuk, barulah mobil Aksa meninggalkan rumah. sekilas Aksa menoleh menatap Keysha. dia jadi teringat dengan c

