"Loh, saya kira udah pulang, Pak." "Tanggung, Pak, ada yang mesti diselesain dulu." Akbar duduk di kursi, berhadapan dengan Aksa. Sama seperti Aksa, sebetulnya Akbar juga ada pekerjaan yang belum selesai. Tetapi karena dia bosan, jadilah mampir ke ruangan Aksa. Sekalian peregangan tubuhnya yang pegal karena duduk terus daritadi. "Pak? Habis nikah loh kemarin. Ngga ada niat mau ambil cuti? Buat bulan madu?" "Buat sekarang belum ada rencana, Pak. Kalau saya sih mau aja ya, gampang juga buat ajuin cuti. Tapi kemarin saya udah bahas sama Keysha, kalau dia yg keberatan. Dia ngga mau kuliahnya keganggu karna kelamaan cuti. Jadi ya buat sekarang kita jalanin kayak biasa aja, ngga tau nanti," jawab Aksa, mengalihkan pandangannya dari laptop ke Akbar. Kalau cuma bicara empat mata dengan Akbar

