Jam sudah menunjukkan pukul lima sore. Tapi sampai jam segini anak dan menantunya belum ada yang pulang. Alih-alih mengkhawatirkan Aksa, Nia lebih khawatir dengan sang menantu. Pasalnya wanita itu pergi dari pagi, dan dari pergi itu juga dia tidak ada kabar. Bukankah wajar kalau Nia khawatir? Ya memang sih Keysha pergi bertemu ayahnya, tapi tetap saja perasaan Nia tidak enak. Karena khawatir, sudah beberapa kali Nia mencoba menghubungi Keysha. namun usaha Nia tak membuahkan hasil. Awalnya ponsel wanita itu aktif, tetapi dari jam empat mati. Itulah yang membuat Nia semakin kefikiran. Kalau Aksa, terakhir Nia mendapat kabar kalau anak itu akan pulang sedikit telat. Padahal semalam dia janji pulang lebih awal. Keysha yang tak kunjung bisa dihubungi, membuat Nia mencoba menelepon Bara. Ya se

