Bab 170. Ngga Adil

1098 Words

“Key, kamu gapapa kalau Mas tinggal ke kampus? Kamu aman?” Keysha tidak menjawab, wanita itu memilih memejamkan matanya walaupun tidak mengantuk. Usapan lembut di lengannya tak membuat dia membuka mata. Kepala Keysha sudah sangat sakit, mulutnya juga enggan bersuara. Lelah, hanya itu yang dia rasakan saat ini. Mau ke mana suaminya prig, Keysha sudah tidak perduli. “Keysha,” panggil Aksa. “Jangan bikin Mas ngga tenang mau ninggalin kamu. Jangan kayak gini, Key,” sambungnya. “Lalu kamu berharap aku gimana? Kalau emang mau pergi, pergi aja. Terserah mau ke kampus atau temuin dia, aku ngga mau ambil pusing lagi. Hari ini kepala aku udah cukup pusing, jangan ditambah kagi.” “Mau Mas antar ke rumah sakit? Kalau emang ada keluhan jangan ditahan, Key.” “Ngga ada,” sahut Keysha cepat. Aksa me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD