“Ayah, aku boleh minta bantuan?” “Bantuan apa, Key?” “Aku pengen ke Bandung. Rencananya sih besok. Ayah bisa anterin aku ngga? Ngga sampai Bandung, antar sampai stasiun aja.” Bara mengerutkan keningnya. Tidak ada angin apalagi hujan, tiba-tiba banget anaknya ingin ke Bandung? Bara menatap Keysha dengan lekat. “Kenapa harus sama Ayah? Emangnya ngga sama Aksa?” Di dalam pelukan Bara Keysha menggelengkan kepalanya. “Aku mau pergi sendiri. Lagian di sana juga ada Cherry, aku bisa ditemenin sama dia. Dan … aku juga minta Ayah jangan kasih tau mas Aksa rencana aku ini.” “Kamu lagi berantem sama Aksa, ya? Key, berantem dalam rumah tangga itu wajar kok. Tapi jangan dibiasain kalau ada masalah kamu lari. Masalah ada buat dihadapi, bukan dihindari. Kalau Ayah boleh tau kalian ada masalah apa?

