Bab 69. Wedding Dream?

1094 Words

Dua kalI Keysha mengetuk pintu, setelah mendapat persetujuan baru dia masuk ke dalam. Di kursi, Aksa tengah duduk sambil menghadap laptop. Entah kerjaan apa yang pria itu selesaikan, Keysha sendiri tidak tahu. Tanpa menunggu disuruh, Keysha duduk di kursi. Dia memberikan kopi dan juga roti bawaannya ke Aksa. “Ini pesanan Bapak.” Aksa melirik, kepalanya mengangguk. Tadi dia memang menyuruh Keysha untuk membelikan kopi agar matanya tidak berat. Karena jujur saja sejak tadi dia terus menguap. Aksa mengambil cup kopi miliknya, lalu diminum setengah. “Yaudah kalau gitu say—” “Selagi ngga ad akelas, diam aja dulu di sini,” ptong Aksa seperti tahu apa yang ingin Keysha katakan. Tidak ada penolakan dari Keysha. Gadis itu langsung menyandarkan punggungnya kesanggahan kursi. Tatapan Keysha tert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD