Indira sangat menikmati liburannya di Bali. Setiap hari dia akan pergi ke pantai yang berada di belakang tempat tinggalnya. Kehidupannya yang sempat menghilang kini sudah kembali lagi. Sikap bar-bar yang selama menikah di sembunyikannya mulai meresahkan orang disekitarnya. “Non Dira ada tamu yang ingin bertemu.” “Siapa, Bik?” “Namanya Wellem atau siapa ya Non, Bibik lupa.” “William?” “Nah itu, Non. Katanya sudah membuat janji kemarin.” “Suruh pulang saja, Bik. Bilang saja Dira lagi sibuk.” Bibik kembali ke depan setelah mendapatkan perintah dari Nona nya. Sementara Indira melanjutkan ritual berjemur menikmati hangatnya mentari pagi dengan memakai bikini. Kulit putih mulusnya mulai terlihat eksotis karena sering terpapar sinar matahari setiap pagi dan sore hari. Sudah hampir tiga

