Aneh Tapi Nyata

1261 Words

Indira akan terbang ke Bali pukul sebelas malam. Dia berangkat ke bandara diantar oleh kedua orang tuanya dan juga sahabatnya. Barang yang dibawanya tidak banyak karena villa pemberian Ayahnya sudah terisi lengkap dengan berbagai macam perabotan yang dibutuhkannya. Begitupun dengan baju, Wulan sudah mengirim asistennya ke Bali untuk membawa dan menata pakaian milik Putrinya. “Jangan sampai lupa pulang ke Jakarta.” Naura terus saja memeluk lengan sahabatnya. “Aku akan menyusul mu jika ada kesempatan kabur.” “Suka sekali kabur-kaburan dari Papa.” “Habisnya minggu depan aku mau dijodohkan lagi sama anak temannya. Berasa aku ini perawan tua yang ngak laku.” “Memang kenyataannya begitu ‘kan? Umurmu sudah tiga puluh tujuh tahun, Ra. Memang sudah waktunya berumah tangga.” Indira dan Naura i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD