Bab 77. Api di Antara Darah Dan Pengkhianatan

1453 Words

Di Istanbul, malam turun perlahan. Langit kelabu memantulkan cahaya lampu-lampu aristokrat di kawasan elit tempat mansion Varela berdiri — bangunan megah yang terlihat seperti benteng di tengah gelapnya dunia mafia. Di ruang kerjanya yang luas, Varela duduk sambil menonton berita di televisi dengan senyum licik. Gambar rumah tua yang terbakar masih ditampilkan di layar, lengkap dengan caption dramatis: “Istri Lucas Alberto Diduga Tewas Terbakar.” Varela bersandar santai, mengangkat gelas anggur. “Akhirnya, salah satu duri kecil itu hilang juga,” gumamnya sambil meneguk minuman. Ia menoleh pada asistennya, pria kurus berkacamata dengan tablet di tangan. “Pastikan distribusi stabilizer dan obat penenang tahap III dikirimkan malam ini juga. Sekarang tidak ada ancaman. Tidak ada lagi mata-m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD