Darahku, Cintamu, Anak Kita 🤍

1086 Words

Beberapa bulan kemudian Musim panas di Santorini perlahan berganti. Angin menjadi lebih lembut, dan warna langit berubah menjadi oranye keemasan saat senja menyapa. Vila kecil di atas tebing itu masih berdiri anggun, dinding putihnya berkilau diterpa cahaya mentari, dan suara laut yang menghantam lembut di kejauhan menjadi lagu abadi bagi dua jiwa yang saling mencintai. Baby berdiri di balkon, mengenakan gaun rajut tipis warna krem yang membentuk lekuk tubuhnya dengan lembut. Rambutnya diikat longgar, dan tangannya memegang secangkir teh herbal. Mata indahnya menatap cakrawala dengan perasaan yang tak bisa dijelaskan, seolah ada sesuatu yang berubah dalam dirinya. Reigan muncul dari balik pintu kaca, rambutnya masih basah setelah mandi, tubuhnya hanya dibalut handuk dan aroma aftershave

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD