Ingin Menjadikannya Istriku

878 Words

“Rei…” suara Baby terdengar serak dan pelan, seperti bisikan lembut di antara sisa malam yang sunyi. Reigan menoleh, memandang wajah gadis itu yang masih bersandar di dadanya. “Hm?” “Aku baru sadar… aku bisa tidur nyenyak,” gumam Baby, jari-jarinya menggambar pola tak jelas di d**a pria itu. “Rasanya hangat banget di sini.” “Karena kau memang di tempat yang seharusnya,” jawab Reigan, mengecup pelipis Baby perlahan. “Di sini. Dalam pelukanku.” Baby tersenyum kecil, lalu bergeser sedikit, wajahnya menempel penuh di d**a pria itu. “Jangan pergi pagi-pagi lagi kayak kemarin, ya…” “Kalau kau terus manja begini, aku bahkan nggak akan pernah pergi dari ranjang,” suara Reigan merendah, menggodanya. Baby terkekeh, lalu mendongak sedikit. “Rei…” “Hm?” “Malam ini… boleh aku yang minta?” bisik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD