Kecurigaan Saron

1028 Words

Esok harinya. "Storm??" panggil Saron, ketika melihat putranya berjalan santai sambil menggenggam buah mangga muda yang sudah dikupas dan menggigit serta mengunyahnya , seperti tengah menyantap bulatan buah apel. "Apa yang kamu makan itu??" tanya Saron sambil memasang mimik wajah yang seolah, tengah merasakan rasa masamnya itu di mulutnya sendiri. "Buah, Mom ," jawab Storm santai. "Iya Mommy tahu. Tapi itu kan, memangnya kamu tidak asam apa?? Buah mangga muda kan itu ??" cecar Saron. "Iya. Enak, Mom. Segar. Storm baru tahu, ternyata buah mangga seenak ini ," ucap putranya lagi sambil menggigiti buah yang ia genggam lagi. "Oh ya ampun! Buang sana! Nanti malah kamu sakit perut!" seru Saron. "Tidak kok, Mom. Dari kemarin makan ini, perut Storm baik-baik saja," ucap Storm lagi sembari b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD