Sabotase

1345 Words

Alice berlutut di dapur dengan tatapan mata yang kosong. Ia baru saja selesai mengepel lantai, untuk yang ketiga kalinya. Serasa mau mati. Melelahkan sekali. Satu kali saja ia sudah lelah, apa lagi, ia harus lakukan sampai ke-tiga kalinya. Rumah sebesar ini harus dibereskan seorang diri. Padahal biasanya, paling sedikit ada tiga orang pelayan di rumah ini. Alice bertumpu pada kedua tangannya di depan dan berusaha bangun, dengan bertumpu pada tangan dan juga kakinya. Tapi ketika sudah bangun dan akan pergi ke kamar untuk beristirahat. Lagi-lagi Eliza datang dan memberinya 'pekerjaan tambahan'. "Sudah selesai??" tanya Eliza. Alice mengembuskan napas dan mengangguk saja dan Eliza pun kini kembali berucap lagi. "Mumpung kamu di sini. Tolong masak makanan ya? Saya lapar sekali. Berharap pul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD