49. Tidak Setulus Kelihatannya

1137 Words

"Kalian tidak tahu malu rupanya, Bisa-bisanya bermesraan di tempat seperti ini," ucap Jonathan dengan nada menyindir. Berliana otomatis menarik napas panjang, merasa terganggu dengan kehadiran Jonathan. Sementara Oliver melepaskan genggaman tangannya, lalu berdiri dan berhadapan wajah dengan Jonathan. Tinggi tubuhnya yang lebih pendek dari kakak tiri Berliana, membuat Oliver terlihat kalah postur, tapi tidak dengan sikapnya. Tatapan pria itu tetap tenang, meski rahangnya mengeras menahan emosi. "Kami nggak sedang bermesraan," ucap Oliver datar. "Apa kamu nggak bisa lihat kalau Liana sedang sakit." Jonathan terkekeh pelan, sinis. "Sakit tapi bisa pegang-pegangan tangan? Hebat juga daya tahannya." Kepala Berliana masih terasa berat, tapi rasa kesal itu jauh lebih kuat. Dia menggeser

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD