65. Bertaruh Dengan Perasaan Sendiri

1128 Words

"Maafkan aku, Liana. Aku nggak bermaksud kurang ajar sama kamu," ucap Oliver dengan raut wajah menyesal. Berliana yang masih kebingungan hanya terdiam, dan itu membuat Oliver semakin merasa tak enak. "Liana," panggil Oliver sembari menyentuh pundak Berliana. "Ah ... maaf, aku kaget karena kamu tiba-tiba menciumku," ujar Berliana memberi alasan. "Kamu boleh pukul aku, kalau itu membuat kamu marah." Berliana hanya dapat menggigit bibir untuk meredakan rasa bersalahnya kepada Oliver. "Aku nggak marah kok, Ver. Ayo kita turun sekarang, aku nggak mau pulang kemalaman," ucap Berliana setelah terdiam beberapa saat. Oliver mengangguk dan segera mengambil payung dari kursi belakang, bahkan dia mencegah Berliana yang akan turun terlebih dahulu. "Biar kamu nggak kehujanan," ucap Oliver sem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD