Saat itulah Dia akan…

3524 Words

Waktu seolah membeku di ruang perjamuan raksasa itu. Gema dari kalimat terakhir Haryo Cakradara masih bergaung, memantul di antara pilar-pilar pualam dan lampu kristal, menuntut untuk diakui. Kau tidak tahu... kalau istrimu sedang hamil? Di titik tempatnya duduk, Bastian Elvano terdiam. Tubuh tegapnya mematung layaknya pahatan dewa perang Romawi yang terbuat dari es. Napasnya berhenti di kerongkongan. Selama beberapa detik yang terasa menyiksa, tidak ada satu pun otot di wajahnya yang bergerak. Namun di dalam tempurung kepalanya, sebuah badai kategori lima sedang meluluhlantakkan kewarasannya. Otaknya yang terbiasa bekerja dengan kecepatan superkomputer kini memutar ulang pita memori beberapa hari terakhir dengan kejam. Penolakan Aira di atas ranjang dengan alasan 'hormon tidak stabil'

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD