Meminta Anda hadir Bersama…

1279 Words

"Ada apa?" bisik Bastian, suaranya rendah dan bergetar di dekat telinga Aira. "Kau menolakku, Ra?" Tanyanya sekali lagi. Aira menelan ludah, berusaha keras menjaga ritme napasnya agar tidak terdengar panik. Di dalam rahimnya, ada embrio berusia enam minggu yang sangat rentan. Elena sudah memperingatkan bahwa guncangan fisik yang terlalu intens pada trimester pertama, apalagi dengan gaya bercinta Bastian yang dominan dan menuntut, bisa memicu pendarahan fatal. Ia harus melindungi nyawa kecil itu, apapun resikonya. Aira menggelengkan kepalanya perlahan, memasang raut wajah sendu yang telah ia latih sejak siang tadi. "Bukan begitu, Bas..." jawab Aira dengan nada lirih yang nyaris menyerupai bisikan putus asa. Ia sengaja menggeser tubuhnya sedikit menjauh, merengkuh selimut hingga sebatas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD