Bab 34. Perjanjian Iblis

1434 Words

Lantai semen sel tahanan itu terasa seperti es yang merambat ke tulang, namun tak sedingin tatapan Jasson yang terpaku pada jeruji. Di sampingnya, Wilder kini duduk dengan kemeja yang tak lagi rapi, kancing atasnya terbuka, menampilkan guratan emosi di lehernya yang tegang. Mereka berakhir di sini bukan karena kalah cepat, tapi karena dikhianati oleh sistem yang mereka remehkan. Malam tadi, saat Jasson menggenggam kotak hitam berisi serbuk putih di gudang sembilan, ia tak tahu bahwa intel sudah menunggunya di balik bayangan kontainer. Wilder, yang berniat menyelamatkan Jasson dengan aksi burn out gilanya, justru ikut terjerat dalam kepungan mobil hitam. Dua pangeran jalanan itu diringkus, ditekan ke aspal, dan dipaksa mencium debu pelabuhan sebelum akhirnya dilempar ke balik jeruji besi a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD