Bab 70. Skandal

2326 Words

Sudah tiga jam Hanami terpaku di depan layar laptop. Jemarinya bergerak lincah di atas keyboard. Sesekali ia menghela napas panjang, membenarkan letak kacamata bulatnya yang merosot, lalu kembali menekuni draf bab empat skripsinya. "Anna... Anna... kenapa kau harus serumit ini?" gumam Hanami lirih, menatap barisan kalimat tentang konflik batin tokoh utama Anna Karenina. Di sisi lain ruangan, Jasson tidak kalah sibuk. Pria itu duduk di sofa panjang dengan tumpukan cetak biru (blueprint) dan tablet di pangkuannya. Ia mengenakan kaos hitam polos santai yang memperlihatkan otot bisepnya yang berkedut setiap kali ia mencoret bagan mesin pada layar tablet. Sesekali ia melirik Hanami, memperhatikan bagaimana istrinya itu berkali-kali mengubah posisi duduk karena beban di perutnya yang semakin b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD