Bab 54. Ancaman Kecil

1602 Words

Suasana di dalam bengkel Kevin malam itu benar-benar terasa pekak. Suara deru mesin mobil balap Jasson yang sedang dalam posisi idling menciptakan getaran rendah yang merambat hingga ke lantai semen. Jasson, dengan wajah yang separuh tertutup bayangan karena lampu sorot di bawah kolong mobil, terlihat sangat tidak tenang. Tangannya yang memegang kunci torsi beberapa kali terpeleset. Padahal, bagi montir selevel dia, memasang baut suspensi adalah hal yang bisa dilakukan sambil memejamkan mata. "Jas, fokus! Bautnya bisa dol kalau lo paksa terus!" teriak Kevin dari balik laptop yang diletakkan di atas meja kerja. Jasson tidak menyahut. Ia menyeka keringat di dahinya dengan lengan yang kotor, meninggalkan bekas hitam oli di sana. Pikirannya benar-benar kacau. Sejak meninggalkan Hanami di ap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD