Rafli sengaja belum tidur karena menunggu Alvaro pulang. Dia ingin berbicara dengan anak sulungnya tersebut, sudah lama tak mengobrol berdua karena Alvaro sering pulang malam dan weekend pun jarang ada di rumah. Pukul 10 malam, yang ditunggu pun akhirnya pulang. "Baru pulang jam segini, Al? Lagi banyak kerjaan?" Alvaro mengangguk, lalu ikut duduk di sebelah papanya di sofa. "Ngurus kerjaan atau habis kencan?" Alvaro yang duduk bersandar dan baru saja memejamkan mata itu, membuka mata kembali. "Habis kencan sama mantan atau Vika?" Alvaro memang baru saja habis dari apartemen Vika. Pulang kerja mampir di sana. Vika memasak dan Alvaro makan dulu di sana. Setelahnya, mereka menonton TV di dalam kamar sambil cuddle. "Kok tiba-tiba Vika, sih? Alvaro terkekeh pelan, berusaha menutupi kegu

