Arthur berhasil mendobrak pintu kamar Arta dan mereka pun terkejut melihat kondisi kamar yang sudah porak-poranda dan Arta terduduk dan menangis di sudut kamar. Lintang segera maju dan memeluknya. "Raffa, Sayang!" panggilnya. "Aku bukan Raffa! Jangan panggil aku dengan nama itu!" sergah Arta dengan kasar menepis tangan Lintang. "Arta, tolong, Nak! Tenang dulu, Sayang!" bujuk Alya. "Dan aku juga bukan Arta! Kalian sebaiknya pergi dari sini!" teriaknya memberontak. Arta kemudian memberontak marah, dia memukuli siapa saja yang berusaha mendekatinya dan melempar apa saja. "Pergi! Aku hanya sendiri! Kalian tidak boleh ada di sini! Kalian pergi saja!" teriak Arta, tangannya meraih sebuah vas bunga dan melemparkannya. Lintang yang hendak maju membujuk Arta pun terkena lemparan vas bunga i

