Alia menatap suaminya dengan tak percaya, ketika dia mengatakan akan membawa Raffa jauh dan pergi dari kota itu. Untuk menghindari Arthur dan Lintang. "Apa ini benar?" tanyanya dengan gamang. Fala mengeraskan rahangnya, "Mereka tidak akan bisa mengambil Raffa dari kita, Alia! Tidak akan pernah!" sergah meninggikan suaranya. Alia terkejut dengan sikap Fala yang biasanya selalu tenang, tapi kali ini laki-laki yang sudah menjadi suaminya selama 8 tahun itu terlihat bingung dan berapi-api. Alia mengira hanya dirinya saja yang berpikir sejauh itu, tapi ternyata Fala jauh lebih nekad. "Tapi bagaimana dengan kondisi Raffa?" ucap Alia lirih, "kamu bilang jika Raffa memang membutuhkan donor, maka hanya ayah kandungnya saja yang bisa menolongnya," lanjutnya pedih. Fala terdiam. Tangannya mengep

