Arthur mengantar Lintang ke kamarnya untuk beristirahat, namun mereka sedikit gugup karena Candra memperhatikan mereka dari kejauhan. "Mungkin sebaiknya kamu ikut masuk saja, aku tak mau Ayah curiga kalau kita tidur pisah kamar!" ucap Lintang ketika Arthur hendak berbalik begitu mencapai ambang pintu. Arthur terhenti, dia menatap Lintang dengan gamang. "Aku tidak mau mengganggu, tak apa jika kamu keberatan, aku bisa tidur di depan perapian nanti!" kata Arthur keki. Lintang memperhatikannya, laki-laki itu terlihat canggung dan tak berani menatap meski saat ini mereka berdiri berhadapan. Lintang melihat melalui bahu Arthur, dilihatnya Candra hanya tersenyum-senyum ke arah mereka sambil mengobrol dengan Bram dan Mira. "Ayah masih memperhatikan kita," ucap Lintang mendongak menatap Ar

