Rencana Mira

1136 Words

Lintang merasa langkahnya melayang tanpa tenaga, pikirannya terasa kosong. Hanya wajah Arta yang ada di dalam kepalanya. Sekian lama berpisah, bertahun-tahun pencarian, dan hanya tinggal sejengkal saja untuk bisa memeluk kembali putranya. Namun Tuhan masih menghalangi jalannya dengan membuat Fala berdiri tegak di antara dia dan Arta. Pria itu menolak untuk memberikan akses pada Lintang bahkan untuk sekedar melihatnya. "Nona ...." Mira terisak lirih melihat Lintang, dia bisa merasakan hancurnya hati wanita itu setelah apa yang terjadi barusan. "Sekarang apa yang harus aku lakukan, Mira? Hidupku sia-sia jika tak bisa memeluk Arta lagi," ucap Lintang, matanya menatap kosong entah kemana, sementara wajahnya sudah dingin dengan air mata yang mengering sejak tadi. "Jangan putus asa, Nona! Ki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD