Arta Hilang

1056 Words

Arthur dan Lintang menunggu dengan tidak sabar, mereka tegang seolah diburu waktu untuk segera menemukan keberadaan Arta. "Nah, itu dia!" kata Pak Satpam itu berdiri melihat ada seorang laki-laki yang berjalan ke arah mereka. "Pagi, Her, ada apa?" tanya pria itu, yang wajahnya tampak masih terkantuk-kantuk, sesekali dia menghela nafas untuk mengalihkan rasa ingini menguap. "Iya maaf mengganggu Pak Tom," kata Pak Satpam Heri, lalu menoleh pada Arthur dan Lintang yang menunggu sejak tadi. "Ini ada yang mau ditanyakan sama Tuan Arthur," kata Heri. Tomi yang baru menyadari adanya Arthur dan Lintang di situ pun langsung memperbaiki sikapnya dengan lebih sopan. Siapa yang tidak tahu keluarga Adiwilaga dan kedua orang itu. "Oh, ya ampun! Maaf saya nggak sopan, Tuan, Nyonya!" kata Tomi te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD