Arthur pulang ke rumah hari ini, kondisinya terlihat lebih baik meski masih memakai kursi roda untuk berjalan agak jauh. "Bagaimana kondisimu?" tanya Candra menepuk bahu menantunya itu. Saat ini mereka sedang berada di teras belakang yang langsung berhadapan dengan danau. Arthur tersenyum, "Lebih baik, Tuan," jawabnya. Candra terkekeh seraya menggelengkan kepalanya. "Kenapa kamu masih memanggilku 'tuan'?" ujarnya heran di samping merasa geli mendengarnya. Arthur mengedikkan bahu, "Rasanya aneh jika aku memanggil 'ayah'," balasnya. Candra terbahak, "Ya, terserah saja lah!" tukasnya. Mereka kemudian terdiam menatap permukaan danau sore itu, yang terlihat cantik karena sinar matahari jatuh di atasnya. "Kapan kalian akan kembali?" tanya Candra memecah kesunyian. Arthur menghela nafa

