Bab 32. Janda Anak Satu

1073 Words

Melihat kakaknya yang diam terpaku, mata kosong seperti menatap jauh ke dalam jurang pikiran yang dalam, Celine merasakan kegelisahan membuncah di dadanya. "Kak Mika, kenapa kamu malah bengong? Ada apa dengan Aluna? Atau ... Kakak kenal sama dia?" Suara Celine gemetar, campur aduk antara bingung dan penasaran. Mika tersentak, napasnya tertahan sesaat sebelum ia mengelak dengan gugup, "Oh, nggak. Nggak mungkin aku kenal dia, Celine. Aku cuma kenal Raya teman dekat kamu, nggak ada yang lain." Namun, kata-katanya seolah tersendat, tak sepenuhnya meyakinkan. Mata Celine menatap tajam. "Kamu yakin, Kak? Nggak ada yang kamu sembunyikan dari aku, 'kan? Soalnya, waktu aku nyebut nama Aluna, aku lihat kamu seperti syok," ujarnya. Ada keraguan yang menggantung di antara mereka. Mika menarik nap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD