Selesai menghubungi teman sejawatnya, dokter Selvi meminta suster pendampingnya agar memanggil orangtua pasiennya yang baru saja masuk siang ini untuk menemuinya di ruang prakteknya. Beberapa saat kemudian, Demian dan Alin masuk. "Selamat sore, Dok." Keduanya memberi salam. "Selamat sore juga, Pak, Bu. Silahkan duduk." Dokter Selvi meminta kedua orang itu duduk di kursi yang ada di depannya. Sebelum menjelaskan, Selvi menarik napas dalam-dalam menyiapkan diri menyampaikan kabar tidak baik perihal putri mereka. "Saya sudah mendapat hasil pemeriksaan darah Bening. Hasilnya tidak baik, Pak, Bu." Selvi menjeda kalimatnya untuk melihat respon kedua orangtua pasiennya itu. Raut wajah keduanya sontak berubah meski belum banyak perubahan karena info yang dokter cantik itu belum selesai. "Du

