Dilema Revan

1189 Words

Revan berangkat sekolah sambil melamun, dia bingung mencari cara bisa lolos dari acara makan malam bersama keluarganya, sementara di waktu yang sama dia ada jadwal pertandingan final e-sport. "Aduh, gimana, dong?" keluhnya sambil menelungkup di atas meja. Sebuah tepukan di bahu membuatnya mengangkat kepala dengan malas, menatap Rio yang duduk sambil menyeruput s**u kotaknya. "Kamu kenapa?" tanyanya heran, tak biasanya si anak jenius satu ini terlihat lesu. Revan menghembus malas, dia menumpukan dagunya di tepian meja dan membiarkan kedua tangannya terjuntai begitu saja. Rio mengernyit melihat tingkah kawannya itu. "Revan!" tegurnya gemas. Revan meliriknya, "Aku ada jadwal pertandingan nanti malam," katanya tak bersemangat. Mata Rio membulat mendengarnya, dia terlihat senang. "Kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD