82. Urusan Lama Belum Selesai

1191 Words

“Aku ikut ya ke kampung Mimi,” ujar Isabel santai sambil menyeruput minumannya. Irwan langsung menoleh. “Enggak.” Pendek. Padat. Tanpa negosiasi. Isabel berkedip. “Loh? Kenapa?” Irwan menatap Isabel dari ujung rambut sampai ujung kaki. “Kamu itu manusia kota. Nyamuk desa aja bisa bikin kamu update story tiga hari tiga malam.” “Eh! Aku kuat tahu,” bantah Isabel cepat. “Aku bisa tidur tanpa AC!” Irwan mendengus. “Tidur tanpa AC versi kamu itu kipas angin level pesawat jet.” Mimi yang duduk di tengah langsung menutup mulut, menahan tawa. Isabel menyilangkan tangan. “Alasan lain?” Irwan mendekat sedikit, suaranya diturunkan, tapi nadanya penuh ancaman manis. “Waktu Mimi di kampung itu milik aku. Bukan buat kamu ngajak gosip, belanja ke warung, atau ngajarin Mimi pose selfie.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD