89. Menahan Rindu

1366 Words

"Sayang, gawat." Suara Alvaro dari seberang telepon terdengar begitu panik, sehingga membuat Erika pun merasa sangat khawatir. "Sayang, ada apa? Apa yang gawat? Kenapa kamu panik begitu? Apa ada sesuatu yang terjadi sama kamu?" tanya Erika cemas. Sasa yang melihat kekhawatiran dari raut wajah Erika, ikut merasa deg-degan. Tapi dia juga tak mau bertanya untuk saat ini, menurutnya itu sama saja lancang karena sudah ikut campur. Namun, Erika yang peka, tahu bahwa Sasa juga tengah diliputi kecemasan, segera menyalakan loudspeaker ponselnya agar sahabatnya ikut mendengar suara Alvaro. "Iya, Sayang. Memang ada sesuatu yang cukup serius sedang terjadi," ujar Alvaro dengan nada penuh misteri. Erika menggigit bibir, penasaran dan hati semakin tak tenang. "Ada apa, Kak? Bilang sama aku!" Tiba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD