Tiba-tiba, Reno mendekat. Bella pikir, pria itu akan setuju. Namun ternyata salah, justru Reno tiba-tiba mencengkeram lehernya dengan kekuatan yang membuat napasnya sesak, dadanya bergejolak seperti terperangkap dalam badai maut. "Kak, lepaskan...!" Suar Bella lirih, nyaris putus asa. Setiap detik yang berlalu seakan mengukir ancaman kematian di hadapannya dan Bella tahu, dia bisa mati jika Reno tak segera melepaskan. Mata Reno menyala penuh kebencian. "Sekarang aku semakin yakin, Bella, semua ucapanmu itu hanya omong kosong! Kamu sengaja mau menjebloskan Erika ke penjara, walaupun tidak ada bukti sedikit pun yang menunjukkan jika dia pembunuh Dania?" Tatapan tajam itu membakar jiwa Bella, tapi sesaat kemudian Reno mengendurkan genggamannya, menahan diri agar tak membuat masalah di ked

