Padahal, Sasa sudah mencoba meyakinkan dirinya bahwa semua itu hanya kebetulan belaka. Bukankah banyak orang yang memiliki nama sama? Apalagi Ambar hanya menyebutnya 'Pak Al', tanpa ada kepastian bahwa itu benar-benar Alvaro yang dia kenal. Bisa saja, Alvin, Alvino, Alaska, atau Al lainnya. Namun, saat dia hampir mendekati Erika, matanya tak sengaja menangkap sosok Alvaro yang dimaksud, berada di samping wanita itu. Wajah pria tersebut dipenuhi kecemasan, seolah menanggung beban rahasia yang tak ingin diungkapkan. Jantung Sasa berdegup kencang. "Fix, ini bukan kebetulan," gumamnya pelan, suara dingin penuh ketegasan. "Yang dimaksud Mbak Ambar pasti memang Pak Al yang ini. Nggak mungkin 'kan, tiba-tiba dia muncul tanpa informasi dari Mbak Ambar atau mungkin dari Mbak Erika sendiri?" Kepala

