Iyang baru memasuki ruangan Darby bersama cucu menantunya yang ingin ambil tas, dan bergantian pulang. “Terima kasih, Ka...” Darby berterima kasih pada ipar perempuannya yang sudah temani sejak semalam. Lalu iparnya itu pamit. Iyang mendekat, “bagaimana kabarmu, Darby?” Sudut bibirnya tertarik sangat tipis, kemudian ia mengatakan, “dokter bilang semakin baik.” Tubuhnya mungkin ya, mulai membaik tetapi Iyang tahu jika hati cucunya tidak. Iyang duduk, “apa sudah bisa pulang dalam waktu dekat?” Darby mengangguk, “ya, besok atau lusa.” “Syukurlah...” Iyang juga berharap cepat-cepat cucunya sehat, termasuk cicit pertamanya yang masih dalam perawatan intensif. Iyang merasa perlu memberitahu Darby mengenai pernikahan Jemma, “adikmu semalam sudah menikah, dia mendapat pernikahan yang

