Menenangkan diri

2114 Words

Jemma terbangun dari tidurnya dengan tubuh bergetar, napasnya memburu, dan keringat dingin membasahi pelipis. Mimpi buruk itu disisipi kuat tragedi yang baru saja terjadi depan matanya. Jeritan kesakitan Darby masih sangat terdengar nyata, lebih buruk dari kenyataan saat suara-suara penuh tuduhan dan penolakan percaya dari Mama dan keluarganya dilayangkan padanya, lalu bayangan dirinya yang ditinggalkan seorang diri. Bahkan Althaf juga meninggalkannya. Seolah semuanya nyata dan terus menghantuinya. Ia terduduk di ranjang, memegangi kepalanya yang berat. Kamar terasa terlalu sunyi. Ia menoleh ke samping, kosong. Althaf tidak ada. Padahal semalam dia meminta ditemani, Althaf yang memindahkannya ke kamar lalu memeluknya di sana sampai Jemma benar-benar merasa pusing dan lelah. “Al...” pang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD