Sheya tidak henti-hentinya menatap dengan tatapan penuh kekaguman pada keindahan alam yang begitu menakjubkan di depan matanya. Dia yang mudah terbawa suasana tau-tau saja meneteskan air mata. Bukan hanya sekedar tempatnya yang terlampau indah, namun bagaimana mereka akhirnya mendarat di salah satu pulau terindah itulah yang membuatnya meneteskan air mata. Untuk sampai di sana, lebih tepatnya untuk sampai di titik di mana mereka berada saat ini, ada tangis dan air mata, hingga darah juga nyawa yang pernah meregang yang telah mereka lalui, dan liburan kali ini tidak akan terwujud jika suaminya bukanlah seorang Arjuna Wiratama. Sosok yang begitu sempurna sebagai pria juga seorang suami, yang menjadi pakaian untuk istrinya dan menjadi perisai yang akan melindungi istrinya dari segala

