Bab 183 | Gangguan yang Menyiksa

1720 Words

Juna tersenyum sambil mengusap-usap punggung sang istri, tatapannya begitu lembut dengan bibir yang sesekali mengecup kening lalu beralih ke pipi Sheya. Rasanya tidak akan pernah cukup untuk menceritakan pada dunia betapa dia sangat mencintai wanita yang kini berada dalam pelukannya. Cinta yang penuh perjuangan hingga kini mereka sampai di titik bahagia yang sempurna dengan kehadiran Naira. “Sayangku.” Bisik Juna mengecup hidung Sheya, dia menarik Sheya lebih merapat dan menumpukan dagunya di ubun-ubun Sheya. Tangan Sheya pung melingkar di pinggang masnya dengan kaki yang naik dan membelit kaki masnya. “I love you.” Bisik Juna mengurai sedikit pelukan mereka supaya dia bisa kembali memandangi wajah sang istri. “Love you more, Mas.” Sheya tersenyum manis, dan dengan manja menemp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD